Minggu, 26 Mei 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

15:40 WIB - | 15:40 WIB - GRANAT Bilahilir Apresiasi Safari Terakhir Pemkab Labuhanbatu | 15:40 WIB - Ternyata " Bangunan Asrama Yatim Putra Di UPZ Balai Raja Tahun 2017 Masih Sisakan Cerita | 15:40 WIB - Di Bulan Suci Ramadhan, TNI Goro Bersama Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan Desa Alahair | 15:40 WIB - Kades Senderak Bagi Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim | 15:40 WIB - Pencegahan Dini Kebakaran, Serda Purnomo Berpatroli dan Sosialisasi Karlahut
 

4 Tempat Wisata Mangrove Di Sungai Apit Dengan Rasa Mancanegara Dan Menawan






4 Tempat Wisata Mangrove Di Sungai Apit Dengan Rasa Mancanegara Dan Menawan

Senin, 08/04/2019 | 14:44
SIAK (RiauGlobal)
Selama ini kita hanya mengenal objek wisata yang ada dikabupaten Siak dengan Istana Matahari Timur dan berbagai bangunan bersejarah lainnya, dan tidak ada salahnya kita berkunjung di Kecamatan Sungai Apit yang mempunyai Wisata Alam Ekowisata Mangrove yang sangat indah dan menyejukkan mata.

Kecamatan Sungai Apit adalah kecamatan tertua yang ada di kabupaten siak, yang mana kecamatan sungai apit di apit oleh sungai Siak dan selat lalang serta hamparan laut begitu luas. Dimana malam harinya pacaran api dari PT EMP Malacca Strait menghiasi sepanjang selat lalang 

Hutan mangrove bukan lagi hanya untuk mencegah abrasi saja, tetapi sudah dimaafkan oleh masyarakat pencinta alam mangrove sebagai wahana rekreasi sekaligus edukasi, yang mana ada 4 Objek wisata mangrove di Kecamatan Sungai Apit yang layak dikunjungi, yang siap memanjakan mata dan menyejukkan pikiran, adapun jarak tempuh dari ibukota Kabupaten Siak menuju ibukota Kecamatan Sungai Apit sekitar 45 menit, 

1. Wisata Alam Ekowisata Mangrove Mengkapan, yang terletak di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit. Dan yang satu ini tidak kala indah nya. yang mana hutan bakau ini memang sudah ada sejak tahun 2002 yang lalu, namun baru dikenal luas pada tahun 2013, berkat kegigihan masyarakat dan beberapa pihak yang membantu, Kawasan Ekowisata Mangrove tersebut sekarang menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup berpotensi.

Kawasan Ekowisata Mangrove ini menawarkan berbagai wisata edukasi tetang mangrove, mulai dari pembibitan, penanaman dan sebagainnya bagi para pengunjung

Salah satu spot menarik disini terdapat jembatan kayu berwarna hitam. Di jembatan hitam ini kita dapat menikmati keindahan kawasan yang memiliki pantai dan hamparan laut sekaligus untuk berfoto mengabadikan momen terindah

Yang lebih menariknya lagi, di kawasan ini juga di sediakan suatu area yang dinamakan Gembok Cinta Mangrove, dimana para pengunjung datang kesini memasang gembok dengan tujuan agar ikut serta mencintai mangrove dan melestarikannya.

Dimana Wisata Alam Ekowisata Mangrove Mengkapan ini biasanya selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, terutama di akhir pekan dan libur panjang. Tutup masdar salah seorang pencetus ekowisata mangrove di kabupaten siak.


2. Wisata Mangrove di Kampung Rawa Mekar Jaya. Hamparan hutan bakau yang begitu hijau nan luas serta memberikan suasana segar bisa menjadi tempat liburan akhir pekan buat keluarga. saat ini Ekowisata Mangrove Kampung Rawa Mekar Jaya ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar kabupaten siak,

Untuk dapat menikmati suasana lebatnya hutan bakau di track Ekowisata Mangrove, pengunjung dapat menelusuri jalan yang terbuat dari kayu untuk menebus hutan bakau.

Wisatawan dapat juga melihat pohon bakau yang masih kecil yang baru ditanam hingga yang sudah besar dengan akar bakau yang bermunculan dipermukaan dan berbentuk unik sangat menarik untuk dipandang

Bagi pengunjung yang memiliki hobi memancing jangan lupa bawak pancingnya, karena Ekowisata Mangrove kampung rawa mekar jaya juga mempunyai area memancing ditepian sungai rawa, sunasana memancing akan terhibur dengan kicauan burung dan monyet yang sesekali mendekati tanpa mengganggu pengunjung serta ditambah dengan angin sepoi-sepoi

Bagi pengunjung yang sudah penat berkeliling memutari keindahan hutan bakau, pengunjung bisa beristirahat di rumah pohon telah disediakan.


3. Wisata Mangrove yang berlokasi di Kuala Sungai Rawa, Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit. Wisata Mangrove Kawasan Eko Tourism ini diresmikan langsung oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar pada 5 Februari 2017 tahu lalu. Yang mana Wisata ini berkat adanya partisipasi yayasan lingkaran pesisir bertuah dan juga para kelompok pencinta hutan mangrove Kuala bertuah kampung sungai rawa. Dan semua ini merupakan aset yang berharga di karenakan satu-satunya akses pintu gerbang untuk menuju danau Zamrud yang sudah di kenal oleh masyarakat luas

Untuk menuju ke area wisata tersebut, ada dua jalur alternatif yang dapat ditempuh baik itu melalui darat maupun melalui laut. Jalur darat, jika anda dari Pekanbaru ingin berjalan-jalan di  Kabupaten Siak melewati jalan Bungaraya-Sabak Auh menjumpai jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmansyah atau yang dikenal jembatan teluk Mesjid anda bisa melintasi ibukota kecamatan sungai apit. Disepanjang perjalanan menuju Mangrove Sungai Rawa ini kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang menyejukkan mata, setelah sampai disimpang empat Buton lurus saja jalan  Kawasan Industri Buton lalu sampai ditempat dekat Mesjid Rawa Mekar Jaya kalau kita belok kanan kita akan jumpa Ekowisata Mangrove Kampung Rawa Mekar Jaya, sementara kalau kita belok kiri kita akan jumpa dengan wisata mangrove Kampung Sungai Rawa. Sementara itu kalau kita dari batam, Balai Karimun dan selat panjang langsung menuju pelabuhan Buton sampai simpang empat Buton kita belok kiri ikuti aja jalan Kawasan Industri Tanjung Buton, Atau langsung saja kepelabuhanan sungai rawa.

Hutan mangrove di Kuala Sungai Rawa ini sangat menakjubkan, karena hutan mangrove yang lebat dan asri serta nyaman untuk bersantai tepian sungai rawa, yang mana sungai rawa alirannya sampai ke danau Zamrud

Wisata Mangrove sungai rawa ini juga memiliki jembatan kembar yang siap memanjakan pengunjung yang ingin berfoto bersama keluarga dan mengabadikan momen yang indah serta pengunjung juga akan nyaman dan sejuk melintasi lorongan hutan mangrove.

4. Wisata Mangrove Sungai Bersejarah yang terletak di Kampung Kayu Ara Permai, wisata ini baru saja di buka untuk umum, dan lokasi yang tidak jauh dari ibukota Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Hutan bakau yang tumbuh di bibir pantai selat Lalang yang terletak di Kampung Kayu Ara Permai dikelola oleh kelompok Konservasi Laskar Mandiri, dengan kesadaran bersama para pemuda Kampung Kayu Ara Permai untuk menfaatkan potensi Kampung hutan mangrove yang awalnya hanya lahan biasa disulap menjadi Kawasan Wisata dan Edukasi bagi para pengunjung.

Awalnya hutan bakau ini dikelola secara swadaya oleh kelompok Konservasi Laskar Mandiri menjadi tempat wisata, dan Alhamdulillah penghulu Kampung Kayu Ara Permai Abdul Razak cukup respon dan apresiasi kepada kelompok Konservasi Laskar Mandiri yang peduli terhadap lingkungan dan menfaatkan potensi yang ada. Oleh karena itu dijadikan sebagai tempat wisata dengan diberikan Wisata Edukasi Mangrove Sungai Bersejarah

Bagi pengunjung yang datang kesini (Wisata Edukasi Mangrove Sungai Bersejarah) akan dimanjakan bunga sakura, dan pemandangan indah dijembatan tepi laut selat lalang dan masih banyak lagi yang bisa menyejukkan hati pengunjung

Wisata ini bukan hanya tempat wisata biasa, tetapi juga menyajikan Edukasi kepada pengunjung terutama pelajaran dan mahasiswa. Secara tidak langsung pengunjung yang datang berwisata juga bisa belajar mengenal tumbuh-tumbuhan yang ada di lokasi Wisata Edukasi Mangrove Sungai Bersejarah, yang mana dialokasi wisata terdapat 25 jenis  tumbuhan seperti pohon bakau, pohon  api-api 

Jadi pengunjung tidak perlu jauh-jauh pergi ke jepang untuk melihat bunga sakura, di Wisata Edukasi Mangrove Sungai Bersejarah Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, juga ada bunga sakura untuk memanjakan pengunjung untuk berfoto (Indra)








   







   







 


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved