Rabu, 26 November 2014 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

21:51 WIB - Tiang PJU terbuka, Kabel Listrik Bahayakan Warga. | 21:51 WIB - Camat Pinggir Jadi Inspektur Upacara | 21:51 WIB - Korupsi, Gubernur Siap Dihukum Mati | 21:51 WIB - Elida Netti Dukung Mosi Tak Percaya kepada Ketua DPW PAN Riau | 21:51 WIB - 'Berhentikan Kejari Bengkalis/Periksa Bupati Bengkalis' | 21:51 WIB - Persoalan Jaring Batu Diselesaikan, Hukum Tetap Dijalankan Tanpa Pandang Bulu
Inhu / Membangkang, 2 Unit Excavator PT KS Akan Disegel

Tertibkan Galian Tanah Urug Ilegal
Membangkang, 2 Unit Excavator PT KS Akan Disegel

Inhu - - Sabtu, 20/07/2013 - 14:03:04 WIB
Kadistamben Pemkab Inhu, H Khairizal.
TERKAIT:
Rengat,(Global)
Sejumlah stakeholder dilingkungan Pemkab Indragiri Hulu gerah. Pasalnya, Asun alias Mastur yang kerap di sebut 'Apek Kuntau' (Versi Masyarakat Inhu-Inhu) hingga saat ini tidak pernah berniat melengkapi perizinan galian tanah urug yang sudah ditekuninya sejak tiga bulan terakhir di Simpang Nova dan Kelurahan Pematangreba Kecamatan Rengatbarat.
 
Konon kabarnya, 'apek kuntau' yang disebut-sebut salah satu pengusaha ternama di Riau khususnya di Wilayah Kab Inhu mengejar pemenuhan kontrak timbunan tanah mereh (tanah urug ilegal) hingga puluhan ribu meter kubik yang diperuntukan menimbun area pembangunan pabrik bio gas milik PT Duta Palma Group di Desa Teluk Bagus kawasan perbatasan Kab Inhu-Inhil. 
 
Anehnya, pengerukan Sumber Daya Alam (SDA) ‘tanah Melayu’ tersebut justru tidak berbanding lurus dengan fitback yang di dapat Warga tempatan khususnya Pemerintah Kab Inhu.
 
Sedangkan hukumnya, sebelum action usaha tanah urug wajib melengkapi ijin ‘galian golongan C’ serta wajib menyetorkan pajak sebesar Rp. 4.500/meter kubik. 'Sudah pernah kita ingatkan untuk urus izin tapi hingga saat ini tak ada niat baik,' sesal Kadistamben Pemkab Inhu, H Khairizal belum lama ini.
 
Sedangkan dasar hukum penerbitan izin tanah urug, UU nomor 4 tahun 2009 tentang bahan galian mineral bukan logam batuan dan Perbup nomor 59 tahun 2011 tentang izin tanah urug atau galian tambang golongan 'C'.
 
'Jangankan terima pajak dari PT KS, niat ngurus penerbitan izin nya saja tidak ada,' sesal Kadis yang mengkonotasikan ke engganan Asun alias Mastur mengurus izin adalah bahagian dari perlawanan hukum dan bisa dijerat pidana.
 
Adapun persaratan penerbitan izin tanah urug, terlebih dahulu mengantongi rekomendasi dari BLH, Dinas Kehutanan dan Distamben. 'Lengkapi dulu rekomendasi dari tiga isntansi itu baru terbit ijin dari BPMD-PPT,' terang Kadis.
 
Pencekalan yang sama kembali dikemukakan Kepala BPMD-PP, Adri Respen dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Inhu, M Bayu.
 
Menurut Adri Respen, hingga setakat ini dia belum pernah dimintai penerbitan izin tanah urug atas nama PT Kurnia Subur (KS) milik Mastur alias Asun. Bahkan untuk kajian dampak lingkungan dari BLH pun tak kunjung di mohonkan. Sambung M Bayu ditempat terpisah.
 
Memanasnya fenomena galian tanah urug illegal milik PT KS Rengat dan disinyalir telah merugikan Negara dalam hal ini dari sektor penerimaan pajak daerah telah mendorong jiwa kawal perda Satpol PP Pemkab Inhu untuk sesegera mungkin  menertibkan sekaligus melakukan penyegelan dua unit excavator milik PT KS yang melakukan pengerukan tanah urug di simpang Nova Bukit Selaih dan Pematangreba.

'Satpol PP selaku penegak Perda punya otoritas melakukan penertiban dan penyegelan,' tantang Kasatpol PP, Tukiyat menjawab www.riau-global.com, disela-sela kunjungan safari ramadhan bersama rombongan Bupati Yopi ke Batanggangsal, Rabu (17/7).
 
Dan sebelum melakukan penertiban hingga penyegelan alat berat, Satpol PP terlebih dahulu menjalani SOP Satpol PP sebagaimana ditetapkan dalam Permendag RI.
 
Yakni, memberikan surat peringatan pertama dalam tempo 7 hari, surat peringatan ke dua dalam tempo 3 hari, dan surat peringatan terakhir dalam tempo 3 hari. 'Jika warning 1, 2 dan ke tiga tidak di gubris maka kita akan hentikan aktifitas sekaligus melakukan penyegelan Excavator,' tutup Kasat Pol.(Rs)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(1091) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Jumat, 26/09/2014 - 05:55:36 WIB
Ketua FORKI Riau : Imbangi dengan Prestasi
Atlit Binaan RAPP Sumbangkan 12 Medali Bagi Pelalawan
Sabtu, 19/10/2013 - 12:16:45 WIB
BKKKS Taja Jambore Komunitas Rakyat Terpencil
Kamis, 25/09/2014 - 00:26:28 WIB
Poktan Binaan RAPP Sukses Panen 5 Ton Jagung Manis
Sabtu, 14/09/2013 - 22:29:25 WIB
Bupati Karimun : Gotong Royong Harus Diadakan
Rabu, 01/10/2014 - 21:32:50 WIB
Selain Dilatih Patroli, Gajah Gajah ini juga Bisa Akrab
EFS RAPP Mitigasi Konflik Gajah Manusia
Selasa, 11/02/2014 - 22:29:26 WIB
Sawmill di Buluh Rampai Belum Ditertibkan
Kamis, 29/05/2014 - 20:24:01 WIB
Terkait Pelatihan Kurikulum 2013
Pemkab Rohul Kirim Guru ke Medan.
Selasa, 20/05/2014 - 21:49:37 WIB
Mantap.., Kelulusan SMA Se Kecamatan Pinggir 100 Persen
Selasa, 18/03/2014 - 20:54:28 WIB
Diduga Langgar Aturan, SDN 12 Masih Pungut Uang LKS
Jumat, 16/05/2014 - 20:05:57 WIB
Terkait Penerimaan Siswa Baru 2014/2015.
Para Kepsek se Kecamatan Bangun Purba Diperingatkan Tidak Lakukan Pungutan
Minggu, 23/02/2014 - 20:30:43 WIB
Ditetapkan Jadi Tersangka karena Pinjaman
Caleg Golkar Balik Lapor ke Polda Riau
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved