Senin, 19 November 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

23:21 WIB - PT Ivomas Tunggal Bantu 100 Sak Semen Untuk Koramil 11/PWK Kandis | 23:21 WIB - Tiga Puskesmas di Pasbar Terima Tiga Unit Ambulance Dari Pemkab Setempat | 23:21 WIB - HUT PGRI Ke 73 Tahun, Kecamatan Bandar Sei Kijang Akan Jadi Tuan Rumah | 23:21 WIB - Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA Hadiri Bimtek dan Pelepasan Caleg Golkar se-Kepri | 23:21 WIB - Ketum DPP F- SPBPU SPSI Syukur Sarto Harap Serikat Pekerja Bisa Kompak | 23:21 WIB - Rehabilitasi Tanaman Di Areal Konservasi PT Ivomas Tunggal Berjalan Sukses
Natuna / FGD Penyusunan Data Natuna Dalam Angka Sebagai Sebagai Indikator Sosial Ekonomi.

Badan Pusat Statistik Natuna
FGD Penyusunan Data Natuna Dalam Angka Sebagai Sebagai Indikator Sosial Ekonomi.

Natuna - - Sabtu, 15/09/2018 - 12:46:58 WIB
BPS Natuna saat sosialisasi penyusunan Data Natuna dalam angka
TERKAIT:
Riau Global - Natuna, Badan Pusat Statistik Natuna menyelenggarakan FGD (Fokus Grup Discussion) di Ruang Rapat II Kantor Bupati Natuna, pada Kamis pagi (13/9/2018) Jl. Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Hardiansyah, SE, M.Si, sebelum membuka secara resmi, menyampaikan bahwa pengumpulan data akurat komprehensif merupakan salah satu faktor utama Pemeritah Kabupaten untuk mengambil kebijakan pembangunan daerah.
"Penyampaian data dari setiap OPD ini harus akurat, guna menghindari salah pengambilan kebijakan", ucap Hardinansyah.

Melalui FGD ini, Hardinansyah berharap agar data-data yang akan dipaparkan ini nantinya bisa di cross check untuk dilihatnya kembali hal-hal mana saja yang perlu diperbaharui, sehingga Natuna dalam angka ini ketika Finish semuanya sudah akurat.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Natuna, Drs. Bustami menyampaikan bahwa FGD ini diselenggarakan dalam rangka sinergisme data penyusunan publikasi Kabupaten Natuna dalam angka dan expose Indikator Strategis BPS.
"Penyusunan data Natuna dalam angka, merupakan tolak ukur keberhasilan Kabupaten Natuna dalam menjalankan roda pemerintahan, baik mengenai angka kemiskinan yang menurun, pertumbuhan ekonomi meningkat, serta meningkatnya indeks pembangunan manusia", tutur Bustami.

Saat ini pemerintah pusat telah memerintahkan kepada BPS agar berkoordinasi dengan semua perangkat daerah untuk menggiatkan statistik sektoral. Setiap OPD harus memiliki data dari hasil pekerjaannya, karena selama ini banyak OPD yang memiliki data belum lengkap. Sehingga pada saat BPS mengelola datanya, untuk dibandingkan dari tahun ke tahun dengan provinsi, angka mengalami ketidaksinkronan, karena banyaknya data yang tidak valid.

Oleh sebab itu, sebelum data ini difinalkan untuk dicetak dalam bentuk buku untu dipublikasika , tentnya didiskusikan terlebih dahulu.

FGD ini dihadiri oleh Kadis Perikanan Zakimin, Kakanwil Kemenag Natuna Ahmad Husein, Para Pejabat Eselon III dan IV serta Para tamu undangan lainnya.


Laporan : Eben S
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(737) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved