Kamis, 25 April 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

18:55 WIB - Ahli Perminyakan dan Geologi Chevron Berbagi Ilmu di UIR | 18:55 WIB - Ribuan Karyawan APR Diduga Masuk Secara Ilegal dan Gajinya Dibawah UMK | 18:55 WIB - prof Said Agil isi Ceramah Isra Mi'raj Di lslamic Center Kampar | 18:55 WIB - Peringatin Hari Kartini Tahun 2019 Dikabupaten Kampar Muslimawati Catur Jadikan Semangat Juang | 18:55 WIB - Tahun ini JCH Riau Di berangkatkan Melalui Embarkasi Haji Antara Riau. | 18:55 WIB - Serma Junaidi Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air kepada Generasi Penerus di Wilayah Binaannya
Inhil / Korban Bergelimpangan Di Atas Jembatan Darurat

Korban Bergelimpangan Di Atas Jembatan Darurat

Inhil - - Selasa, 11/12/2018 - 17:51:32 WIB
RiauGlobal.com- Kemuning,
Sebuah Jembatan darurat yang berada di jalan Penunjang penghubung 3 Desa kembali ambil korban. Korban sama dengan dengan korban beberapa bulan silam, sebuah mobil truck bermuatan buah sawit.

Seperti di ketahui selama ini, bila musim penghujan tiba maka ruas jalan Penunjang yang berada di Desa Keritang ini akan berubah wujud. Ada yang berubah jadi kubangan air dan ada berubah seperti sawah. Dan yang paling parah jembatan-jembatan darurat di sepanjang jalan itu mengalami longsor karena memang jembatan tersebut hanya badan jembatan yang ditimbun tanah tanpa pengaman ke kiri dan kanan.

Akibat luapan air dari sungai, jembatan jadi tidak kelihatan dan pengguna jalan yang melintas jembatan meraba-raba agar tidak terperosok. Tapi sial bagi pengemudi truck muatan buah sawit tidak hati-hati akhirnya terperosok ke tepi jembatan yang tanpa pengaman itu. Muatan sekitar 8 ton tumpah ke luapan aliran sungai. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Memang masalah jembatan darurat ini selalu di keluhkan oleh masyarakat. Dimana jalan Penunjang yang menghubungkan 3 Desa, yaitu Desa Sekara, Desa Sekayan dan Desa Keritang terdapat banyak jembatan yang sudah tidak layak. Dan ketika hal jembatan ini di konfirmasi kRiauGlobal kepada kepala Desa Keritang, Nazarudin, mengatakan "Memang ada
2 jembatan yang saat ini samgat memprihatinkan dan sudah tidak layak. Tapi karena keterbatasan dana akhirnya seperti ini. Saya pernah usulkan agar Dana Desa diserapkan untuk perbaikan jembatan tetapi karena status jalan penunjang itu sejak 2017 telah berubah status menjadi jalan Provinsi, jadi hal itu tidak bisa terlaksana. Dan saya sudah mengajukan Proposal ke dinas-dinas terkait agar masalah jembatan ini segera selesai. Namun sampai saat ini belum ada jawaban. Untuk itu saya berharap partisipasi warga untuk bergotong-royong memperbaiki kerusakan yang terjangkau", ujar Nazarudin dengan suara datar.

Bagi masyarakat yang melintas di atas jembatan tersebut harap berhati-hati, karena badan jembatan tidak kelihatan dan tidak pakai pengaman di kiri-kanan jembatan.
Ht
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(4667) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved