Minggu, 26 Mei 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

15:40 WIB - | 15:40 WIB - GRANAT Bilahilir Apresiasi Safari Terakhir Pemkab Labuhanbatu | 15:40 WIB - Ternyata " Bangunan Asrama Yatim Putra Di UPZ Balai Raja Tahun 2017 Masih Sisakan Cerita | 15:40 WIB - Di Bulan Suci Ramadhan, TNI Goro Bersama Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan Desa Alahair | 15:40 WIB - Kades Senderak Bagi Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim | 15:40 WIB - Pencegahan Dini Kebakaran, Serda Purnomo Berpatroli dan Sosialisasi Karlahut
Batam / Budi Mardiyanto : Pengerusakan Hutan Mangrove Itu Ada Konsekuensi Hukumnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam
Budi Mardiyanto : Pengerusakan Hutan Mangrove Itu Ada Konsekuensi Hukumnya.

Batam - - Rabu, 16/01/2019 - 20:49:48 WIB
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam (Budi Mardiyanto)
TERKAIT:
Riau Global - Batam, Berita yang menjadi perhatian dari berbagai kalangan masyarakat Kota Batam, serta berbagai reaksi dari aktivis lingkungan hidup Kota Batam, terkait rusaknya hutan Mangrove yang diduga ditimbulkan oleh usaha gudang dan dapur arang milik pengusaha berinisial AH dan juga AT mendapat tanggapan dari Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto.

Kepada awak Media, Budi Mardiyanto mengatakan Komisi I DPRD Kota Batam akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan Pengusaha dan juga institusi yang terlibat dalam mengeluarkan perizinan usaha dapur arang dan gudang arang, yang dimiliki oleh Pengusaha arang berinisial AH dan AT berlokasi di Kecamatan Galang Kelurahan Sembulang tersebut, Selasa (15/01/2019).
"Kami akan lakukan RDP terkait perizinan usaha gudang dan dapur arang yang ada di Barelang, sebab pengerusakan mangrove itu ada konsekuensi hukumnya, jika nanti ternyata perizinannya tidak memenuhi aturan, bisa saja nanti Lembaga mana atau Institusi mana yang melakukan ketidaklayakan dalam memberikan izin itu, katakanlah Pengusaha memiliki izin, ini yang mengeluarkan siapa?memenuhi syarat tak dalam mengeluarkan izin ini, alurnya benar apa tidak, kira kira seperti itu", Tutur Budi kepada Awak Media riau-global.com

Budi Mardiyanto juga menambahkan, "Kita dari Komisi I bukan hanya kepada pengusahanya tetapi juga Institusi Pemerintahannya, kita punya kapsitas untuk itu", ujarnya.

Lebih jauh Budi Mardiyanto menambahkan, "kalau Pengusaha punya izinnya,maka perizinannya juga akan kita pertanyakan,Jangan jangan cuma hitam diatas putih saja persyaratannya yang lainnya tidak dipenuhi, ujarnya.

Saat awak media mempertanyakan, kapan komisi I DPRD Kota Batam akan turun kelokasi dapur dan gudang arang yang berada di Barelang, Budi Mardiyanto mengatakan, masih ada agenda lain.
"Kita masih ada agenda lain, disamping itu kita juga masih menunggu surat aduan yang akan di ajukan, memang pada prinsipnya kami dari Komisi I tetap bisa turun kelokasi tanpa adanya pengaduan, contonya melalui koran atau berita, Kalau memang ini sudah meresahkan kami tidak harus menunggu adanya laporan, tetapi kita juga harus ada dasarnya karena kita adalah Lembaga", ucap Budi Mardiyanto di ruang kerjanya.


Laporan : Ls
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(660) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved