Kamis, 25 April 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

18:55 WIB - Ahli Perminyakan dan Geologi Chevron Berbagi Ilmu di UIR | 18:55 WIB - Ribuan Karyawan APR Diduga Masuk Secara Ilegal dan Gajinya Dibawah UMK | 18:55 WIB - prof Said Agil isi Ceramah Isra Mi'raj Di lslamic Center Kampar | 18:55 WIB - Peringatin Hari Kartini Tahun 2019 Dikabupaten Kampar Muslimawati Catur Jadikan Semangat Juang | 18:55 WIB - Tahun ini JCH Riau Di berangkatkan Melalui Embarkasi Haji Antara Riau. | 18:55 WIB - Serma Junaidi Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air kepada Generasi Penerus di Wilayah Binaannya
Bengkalis / 58 Jam Hilang, Nerhak ABK Kapal Lambung GT6 Ditemukan Jadi Mayat

58 Jam Hilang, Nerhak ABK Kapal Lambung GT6 Ditemukan Jadi Mayat

Bengkalis - - Kamis, 14/02/2019 - 00:07:46 WIB
Riauglobal.com

BENGKALIS - Belum genap satu bulan terjadi lakalaut tenggelamnya kapal muatan semen yang menelan satu korban jiwa ABK kapal yang hilang hingga sekarang dan masih belum ditemukan, kembali, Senin (11/2/2019) pada pukul 05.00 WIB. perairan bengkalis memakan korban lagi kali ini yang menjadi korban ABK Kapal motor lambung GT 6 yang melayari Rupat Alay ke Pulau Batu Malaysia, dengan muatan kayu teki tujuan Batu Pahat Malaysia

Kejadian ini diketahui saat seorang masyarakat bernama Alan (25), melaporkan bahwa telah terjadi laka laut di Sekitaran Perairan Rangsang Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti

Kepala Pos Basarnas, Kabupaten Bengkalis, Transpiranto mengatakan pihaknya mendapat laporan dari BPBD Kepulauan Meranti, bahwa terjadi laka laut berupa kapal tenggelam infonya bermuatan kayu arang/teki (bakau).

"Berdasarkan informasi yang di dapat dari Sekretaris BPBD Selat Panjang, bahwa Kapal GT 6 itu tenggelam di Titik koordinat 01 12 21.04 N - 102 36 9.76 E," jelas Transpiranto

Diceritakan Transpiranto, Basarnas Pekanbaru menerima informasi pada pukul 18.45 Wib. Kepala Basarnas Pekanbaru Gede Darmada.SE.M.AP melalui Kasubsi Ops SAR dan Kesiap siagaan Jacky Chan.SH Memberangkatkan Satu Tim Rescue Pos SAR Bengkalis untuk melakukan Pencarian dengan menggunakan Kapal Negara (KN) 411, Rubber boat, Peralatan Selam, Alat komunikasi, dan Medis.

Kepala Pos Basarnas Bengkalis juga menjelaskan dalam upaya pencarian korban sebanyak 5 orang personilnya diturunkan untuk membantu pencarian korban dengan menggunakan KM 411 langsung menuju Meranti

"Upaya pencarian kita mulai hari Selasa, 12/02. Pagi Pukul 07.00 wib Tim SAR Gabungan bergerak untuk melakukan penyisiran di Area kejadian unsur yang terlibat yaitu BPBD Kepulauan Meranti, Polair Bantar Mudik dan Masyarakat setempat," jelas kepala pos Basarnas Bengkalis

"Memang upaya pencarian korban sebelumnya, terkendala angin dan gelombang yang kuat, direncanakan menunggu reda baru melakukan penyisiran. Untuk cuaca di lokasi hari ini cerah, dan mudah-mudahan gelombang tidak tinggi sehingga Tim SAR Gabungan dapat melakukan Penyisiran dengan Optimal," harapnya

Sebelumya dilaporkan ada 3 korban yakni Bacok umur 43 tahun Nakhoda dalam keadaan selamat, kandar umur 40 tahun selamat sedangkan korban yang belum diketemukan bernama Nerhak umur 50 tahun.

Akhirnya hari ini Rabu (13/2/2019) sore.
Pencarian yang dilakukan selama tiga hari ini membuahkan hasil.

Korban Nirhak (50) yang hilang selama 58 jam ini ditemukan mengapung di perairan Selat Malaka

Jenazah baru bisa diangkat ke kapal pada pukul 16:15 WIB dan langsung dimasukkan kedalam kantong jenazah.

Jenazah Nirhak dibawa menggunakan kapal Basarnas SAR 411 menuju Pelabuhan Desa Alai Kecamatan Tebingtinggi Barat. (Ham)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(299) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved