Camat Bilah Barat Nunggang Siregar Mengatakan kepada awak Media,">
Kamis, 25 April 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

18:55 WIB - Ahli Perminyakan dan Geologi Chevron Berbagi Ilmu di UIR | 18:55 WIB - Ribuan Karyawan APR Diduga Masuk Secara Ilegal dan Gajinya Dibawah UMK | 18:55 WIB - prof Said Agil isi Ceramah Isra Mi'raj Di lslamic Center Kampar | 18:55 WIB - Peringatin Hari Kartini Tahun 2019 Dikabupaten Kampar Muslimawati Catur Jadikan Semangat Juang | 18:55 WIB - Tahun ini JCH Riau Di berangkatkan Melalui Embarkasi Haji Antara Riau. | 18:55 WIB - Serma Junaidi Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air kepada Generasi Penerus di Wilayah Binaannya
Ekonomi / Diduga Tidak Miliki Izin Galian C.Alat Berat Rusak Dialiran Sungaibilah

Diduga Tidak Miliki Izin Galian C.Alat Berat Rusak Dialiran Sungaibilah

Ekonomi - - Kamis, 14/02/2019 - 07:58:47 WIB
Labuhanbatu,Bilahbarat(RiauGlobal)
Di duga Tidak memiliki ijin galian C, Alat Berat tetep melakukan pengrusakan alam  di tepian  Sungai bilah Desa Janji kecamatan Bilahbarat.

Camat Bilah Barat Nunggang Siregar Mengatakan kepada awak Media, Apabila Galian C Mereka mempunyai Izin silahkan saja alat beratnya (Beko) beroperasi atau beraktivitas,
Tapi Apabila belum mempunyai Izin urus lah izin Galian C nya baru beroperasi, kan bisa menambah pendapatan Anggaran Daerah (PAD).
" Jelasnya.

Ketua Gempur Ucok Bani (Uban) yang  juga Ketua Media Center polres labuhanbatu mengatakan,
Aktivitas di lokasi galian C tersebut dinilai merusak lingkungan, Apalagi Alat berat tersebut masuk ke aliran sungai.

"Lanjutnya,
Uban mengharapkan kepada Aparat Penegak Hukum agar menindak lanjuti Alat Berat yang beroperasi di daerah Aliran sungai tersebut (DAS) diduga belum mempunyai Izin.

"Kita sendiri sebagai warga yang terkena imbasnya. Kalau hujan banjir. Apalagi pengerukannya di sungainya dan itu juga diduga ilegal," katanya.

Menurut (A.lubis) salah seorang warga Rantau prapat, akibat pengerukan di sungai tersebut dapat merusak lingkungan aliran sungai.

'' (A.lubis) kembali menegaskan larangan aktivitas pertambangan pasir di Sungai tersebut.(Wh)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(291) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved