Rabu, 01 Oktober 2014 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

23:16 WIB - PPID Inhu Peringati Hari Tau Sedunia | 23:16 WIB - Bupati Yopi Tak Terpikir Jadi Cawagub | 23:16 WIB - Ada Apa dengan Oknum Penegak Hukum di Kabupaten Meranti. | 23:16 WIB - 10 Wanita Pemijat Terjaring Tim 2 Operasi Pekat Polres Meranti | 23:16 WIB - Camat Tanah Merah, Bentuk Panitia Gema Muharram 1436 H | 23:16 WIB - 269.058, E.KTP telah Didistribusikan kepada Warga Rohul
Meranti / Terlalu.., DPRD Meranti Cuekin Putra-Putri Meranti

Terkait Penerimaan CPNS
Terlalu.., DPRD Meranti Cuekin Putra-Putri Meranti

Meranti - - Jumat, 21/02/2014 - 22:14:07 WIB
Meranti,(Global)
Karena tidak jelasnya kepastian penerimaan CPNS di Kepulauan Meranti  membuat keprihatinan segala pihak. Salah satunya, Puluhan Putra-Putri Kepulauan Meranti mengadakan aksi demo ke DPRD Meranti, Senin,(21/2) siang.

Kedatangan para anak muda itu ke gedung DPRD Kepulauan Meranti, untuk meminta kepada anggota DPRD agar bisa memperjuangkan porsi lebih bagi anak daerah sebagai CPNS dari jalan umum maupun Honorer Kategori 2 (K2). 

Namun, sayang aksi demo yang dilakukan puluhan pemuda Kepulauan Meranti ke Gedung DPRD Kepulauan Meranti mendapatkan ke kecewaan dimana, tidak satupun para anggota DPRD yang terhormat itu mendatangi mereka untuk bisa menjawab hal itu.

Karena tidak ditanggapi, akhirnya aksi demo itu berhenti, dimana para pemuda-pemudi  Kepulauan Meranti berlalu meninggalkan Gedung DPRD Meranti dengan perasaan gundah karena aksi mereka tidak ditanggapi.. (Br/Rd).


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(1047) Dibaca - (1) Komentar

@ mahide, 22/02/2014 | 00:40:40 WIB

inilah soal otonomi yang lahir prematur. disatusisi otonomi mensyaratkan mengatur daerah sendiri namun disisi lain yang disuruh mengatur adalah orang yang tidak tau karakter dan potensi serta dinamika sosial suatu daerah, setidaknya bila daerah itu diatur oleh putra putra daeah tentu tidak terlalu lama berorientasi dalam rangka memahami prioritas yang diperlukan disatu daera, sosialisasi kebijakan pro rakyat yang dicanangkan tentu tidak terlalu mahal karna yang mensosialisasikan adalah saudara dan keluarga yang setalian darah sehingga kecendrungan penolakan terhadap perubaha gampang diminimalisir



[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Sabtu, 19/10/2013 - 12:16:45 WIB
BKKKS Taja Jambore Komunitas Rakyat Terpencil
Sabtu, 14/09/2013 - 22:29:25 WIB
Bupati Karimun : Gotong Royong Harus Diadakan
Selasa, 11/02/2014 - 22:29:26 WIB
Sawmill di Buluh Rampai Belum Ditertibkan
Kamis, 29/05/2014 - 20:24:01 WIB
Terkait Pelatihan Kurikulum 2013
Pemkab Rohul Kirim Guru ke Medan.
Selasa, 20/05/2014 - 21:49:37 WIB
Mantap.., Kelulusan SMA Se Kecamatan Pinggir 100 Persen
Selasa, 18/03/2014 - 20:54:28 WIB
Diduga Langgar Aturan, SDN 12 Masih Pungut Uang LKS
Jumat, 16/05/2014 - 20:05:57 WIB
Terkait Penerimaan Siswa Baru 2014/2015.
Para Kepsek se Kecamatan Bangun Purba Diperingatkan Tidak Lakukan Pungutan
Minggu, 23/02/2014 - 20:30:43 WIB
Ditetapkan Jadi Tersangka karena Pinjaman
Caleg Golkar Balik Lapor ke Polda Riau
Sabtu, 28/06/2014 - 09:55:58 WIB
Bekali Siswa Belajar Komputer Gratis
Upaya SMK Negeri 1 Tambusai Atasi Kekurangan Siswa Baru
Senin, 17/03/2014 - 22:40:10 WIB
Sepakbola, Takraw, dan Volly
Bupati Inhu Cup Tahun 2014 Akhirnya Dibuka
Senin, 09/06/2014 - 23:38:50 WIB
CT 8 Gelar Kompetisi Cross
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved