Minggu, 26 Mei 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

15:40 WIB - | 15:40 WIB - GRANAT Bilahilir Apresiasi Safari Terakhir Pemkab Labuhanbatu | 15:40 WIB - Ternyata " Bangunan Asrama Yatim Putra Di UPZ Balai Raja Tahun 2017 Masih Sisakan Cerita | 15:40 WIB - Di Bulan Suci Ramadhan, TNI Goro Bersama Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan Desa Alahair | 15:40 WIB - Kades Senderak Bagi Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim | 15:40 WIB - Pencegahan Dini Kebakaran, Serda Purnomo Berpatroli dan Sosialisasi Karlahut
ADVERTORIAL / Infrastruktur Kunci Dasar Pembangunan Ekonomi Masyarakat

Infrastruktur Kunci Dasar Pembangunan Ekonomi Masyarakat

ADVERTORIAL - - Kamis, 09/05/2019 - 13:34:37 WIB
Kampar, (RiauGlobal)
Ketika keadaan infrastruktur disebuah negeri lemah, itu berarti bahwa perekonomian negara itu berjalan dengan cara yang sangat tidak efisien.

Biaya logistik yang sangat tinggi, berujung pada perusahaan dan bisnis yang kekurangan daya saing (karena biaya bisnis yang tinggi).

Belum lagi adengan munculnya  ketidakadilan sosial, misalnya, sulit bagi sebagian penduduk untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan, atau susahnya anak-anak pergi ke sekolah karena perjalanannya terlalu susah atau mahal.

Pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi makro seharusnya memiliki hubungan timbal balik, karena pembangunan infrastruktur menimbulkan ekspansi ekonomi melalui efek multiplier.

Sementara ekspansi ekonomi menimbulkan kebutuhan untuk memperluas infrastruktur yang ada, untuk menyerap makin besarnya aliran barang dan orang yang beredar atau bersirkulasi di seluruh perekonomian.

Namun, kalau infrastrukturnya tidak dapat menyerap peningkatan kegiatan ekonomi (dan tidak cukup banyak infrastruktur baru yang dikembangkan) maka akan terjadi masalah  mirip dengan arteri yang tersumbat dalam tubuh manusia, yang menyebabkan kondisi bahaya yang mengancam kehidupan karena darahnya tidak bisa mengalir.

Untuk menghindari hal tersebut Pemerintahan Kabupaten Kampar selama dua tahun terakhir, telah berhasil menekan angka kemiskinan dengan cara meningkatkan Pembangunan dibidang Insfratruktur.

Berbagai upaya terus dilakukan dan dikejar oleh Pemkab Kampar hingga tahun 2022 mendatang.

Gambar mungkin berisi: 4 orang

Keterangan Foto : Bupati Kampar CSS dan Setda Kampar H Yusri pada pembukaan Musrembang 2019.


Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri ketika menjadi moderator pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kampar tahun 2019, dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Kampar tahun 2020 di aula kantor Bupati Kampar baru - baru ini.

Ia membeberkan beberapa langkah yang telah dilakukan Pemkab Kampar dalam menekan angka kemiskinan contohnya saja di bidang infrastruktur, baru-baru ini Pemkab Kampar baru saja membebaskan lahan masyarakat sepanjang 26 KM dengan tujuan untuk pembangunan jalan Poro- Sungai Tenang.

Didaerah terisolir kawasan Rimbang Baling di Kampar Kiri Hulu, berkat kegigihan Pemkab Kampar saat ini telah mulai dibuka jalur interpretasi.

"Jalur ini selama ini tak bisa jalan kalau tak ada air, karena masyarakat masih bergantung ke sungai," katanya.Selain itu Pemkab Kampar juga telah membangun ribuan rumah dan rehab rumah.

 "Seribu rumah setiap tahun akan kita bangun," katanya.


Gambar mungkin berisi: rumah dan luar ruangan

Keterangan Foto : Pembangunan Rumah Layak Huni salah satu masyarakat Kampar.

Ia tidak menampik bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kampar cukup tinggi yakni 2,8, lebih tinggi dari Provinsi Riau pada angka 2,7 namun angka kemiskinan tidak bisa habis.

"Angka kemikiskinan kita fluktuasi. Kampar terletak di zona dimana semua orang berkunjung dan datang. Data kemiskinan ini bisa bertambah sebab ada saudara kita dari Aceh, Sumbar, Sumut, Itu yang jadi PR," terang Datuk di Kenegarian Bangkinang ini.

"Kami telah angka kemiskinan dari seluruh sudut pandang," katanya.

Image result for Pelebaran Jalan  Bangkinang
Keterangan Foto : Pelebaran Jalan Kumantan Bangkinang sebagai  Bukti Perkembangan Pembangunan di Kabupaten Kampar.


Berkaitan infrastruktur, Kabupaten Kampar telah berhasil memenuhi mandatory infrastruktur yang sudah mencapai angka 20 persen.

Dengan adanya dana bantuan keuangan sebesar Rp 261 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 189 miliar.(adv/rhm)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(215) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved