Senin, 19 08 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

12:08 WIB - Bupati Inhil Dan Kadis Kesehatan Kunjungi RSUD Tembilahan | 12:08 WIB - Peringatan HUT RI ke 74 Di Kecamatan Sail Berlangsung Khitmad | 12:08 WIB - Peringatan HUT- RI Ke74, Gowes Merdeka Bersama Kodim 0314/Inhil | 12:08 WIB - Danramil 06/SA Bersama Kelurahan Sungai Apit Taja Lomba Gerak Jalan Beregu | 12:08 WIB - HUT RI Ke - 74, Bupati Inhil Hadiri Acara Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Lapas Tembilahan | 12:08 WIB - HUT RI Ke - 74, Bupati Inhil Hadiri Acara Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Lapas Tembilahan
ADVERTORIAL / Pendidikan Sebagai Tingkatkan SDM Suatu Bangsa

Pendidikan Sebagai Tingkatkan SDM Suatu Bangsa

ADVERTORIAL - - Kamis, 09/05/2019 - 14:12:08 WIB
Kampar, (RiauGlobal)
Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang berguna bagi kehidupan manusia, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam dunia pekerjaan. Tujuan utama dari pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia). Pendidikan berfungsi sebagai sebuah proses dimana seseorang dididik agar dapat memiliki kualitas moral dan keahlian yang nantinya akan berguna bagi kemajuan negara ini. Pendidikan adalah jembatan bagi seseorang untuk dapat memasuki dunia kerja.

Oleh karena itu, pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk meningkatkan potensi seseorang agar dapat memasuki dunia pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya.

Tujuan tersebut juga dipegang oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, demi untuk meningkatkan mutu pendidikan Kabupaten Kampar Santoso, MPd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar menyebutkan ada 3 hal yang akan segera dilakukannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kampar.




Keterangan Foto : Santoso M.Pd,Kadis Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar.

Pertama, saya ingin melakukan perbaikan database pendidikan, yang dirasa kurang jelas perbandingan antara jumlah sekolah dengan daya tampung, jumlah siswa dan perbandingan jumlah guru," ungkap pria yang pernah menjadi Kepala Sekolah SMA 1 Kecamatan XIII Koto Kampar selama 9 tahun.

Kedua, lanjutnya, pihaknya akan lakukan pemerataan tenaga pendidik. Saat ini di beberapa daerah yang jauh dari kota hanya memiliki satu atau dua guru. Sementara di daerah lain justru guru berlebih.

Ketiga, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, di kota memang sudah bagus, namun dibeberapa daerah seperti Kecamatan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu ada sarana pendidikan dan daerah pelosok negeri lainnya yang memprihatinkan, barangkali ketiga poin ini tentu akan menjadi catatan khusus kami," bebernya baru - baru ini.

Sementara itu selain pendidikan Intrakurikuler Pemkab Kampar juga mengenjot pendidikan dari segi Estrakurikuler. Seperti yang  baru - baru ini dilaksanakan dalam rangka kembangkan program Nasional dibidang seni dan Olahraga baru - baru ini Pemkab Kampar menggelar Olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) dan festival lomba seni siswa nasional (FLS2N) pada jenjang SD/SMP.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri
Keterangan Foto : Kegiatan O2SN dan FLSN Kabupaten Kampar.

Kegiatan ini  dipusatkan dilapangan pelajar Bangkinang Kota. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini. Karena kegiatan yang digelar bisa diterapkan dalam kehidupan anak sehari-hari.

"Moment yang sangat tepat dan berharga bagi anak-anak untuk dapat berkresi, berinovasi, berprestasi dan berkompetisi secara sehat. Kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar bekerjasama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri, dan belajar menjunjung tinggi sportivitas serta bisa menerapkan menghargai orang lain," sebut Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.

Catur berharap upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis saja, akan tetapi menyangkut aspek non akademis, sehingga dengan begitu siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang utuh dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan dan perkembangannya.

"Penyelenggaraan kegiatan olahraga dan seni ini merupakan wadah, guna mengapresiasikan kebutuhan non akademis siswa yang memiliki bakat dibidang Olahraga dan seni," sebut Catur yang menghadiri sekaligus yang membuka kegiatan ini.

Selain itu Wakil Bupati Kampar dari politisi Golkar ini juga menyampaikan ada beberapa manfaat dari diselenggarakan kegiatan ini. Salah satunya bisa meningkatkatkan kondisi kesehatan jasmani dan kreativitas siswa serta terjaringnya bibit-bibit atlet dan peserta berbakat dalam bidang olahraga dan seni untuk dibina," pesannya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar Santoso dalam laporannya mengatakan tujuan diselenggarakan O2SN dan FLS2N ini agar iklim kompetisi yang sehat dilingkungan peserta didik ditingkat sekolah, Kecamatan dan Kabupaten.

"Kegiatan ini guna menjaring peserta didik unggul dibidang olahraga dan seni untuk disiapkan menjadi tim kabupaten kampar dalam kompetisi olahraga dan seni ditingkat provinsi. Kegiatan ini dilangsungkan selama tiga hari mulai tanggal 19 hingga 21 April 2018 mendatang," jelas Santoso.

Ia menambahkan untuk peserta O2SN di tahun ini terdiri dari tingkat Sekolah Dasar 184 orang dari 6 cabang pertandingan. Dan tingkat sekolah menengah berjumlah 178 orang dengan 5 cabang olahraga, dengan total atlet berjumlah 362 orang.

Dan untuk FLS2N terdiri dari 4 cabang lomba untuk katagori sekolah dasar 5 cabang lomba dari tingkat sekolah menengah utama, dengan total 502 orang peserta, semua peserta berasal dari sekolah di 21 Keqcamatan yang ada di Kabupaten Kampar.

Sedangkan cabang olahraga yang dipertandingkan ada 6 Cabang olahraga, diantaranya cabang olahraga atletik di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang Kota diikuti siswa SD dan SMP, cabang renang di Stanum Bangkinang Kota diikuti siswa SD dan SMP, cabang senam untuk siswa SD, cabang bulu tangkis di GOR Pasir Sialang Bangkinang, diikuti siswa SD dan SMP, cabang karate di GOR SMA 1 Bangkinang Kota diikuti SD dan SMP, dan cabang silat dipadepokan silat Bangkinang diikuti siswa SD dan SMP.

Selanjutnya untuk cabang seni yang diperlombakan FLS2N SD adalah lomba menyanyi tunggal, seni tari, pantomim dan lomba gambar bercerita. Dan untuk lomba tingkat SMP diperlombakan diantaranya festifal kreatifitas tari, festival kreatifitas musik dan tradisional, lomba gitar solo, menyanyi solo dan lomba desain poster.

"Pemenang berbagai kegiatan lomba olahraga dan seni ini akan diikutkansertakan pada O2SN dan FLS2N tingkat Provinsi Riau," tutup Santoso.

Selain genjotan Pemerintahan Kabupaten Kampar, Pemerintahan pusat juga sangat serius memandangi masalah pendidikan anak bangsa, hal tersebut dibuktikan dengan adanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyerahkan bantuan pemerintah tahun 2019 sebesar Rp449,4 miliar untuk Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Secara simbolis, bantuan Pemerintah Pusat itu diserahkan Mendikbud kepada Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, di Lapangan Pelajar Kantor Camat Bangkinang Kota.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, termasuk Almudazir Rasyim dan Edy Afrizal Natar Nasution, orang di panggung
Keterangan Foto : Penyerahan Bantuan Secara Simbolis Dari Kementrian Pendidikan.

Bantuan tersebut terdiri dari Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tambahan Penghasilan (Tamsil) Guru, Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan.

Mendikbud menyampaikan bahwa Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru. Komitmen Pemerintah, diantaranya, ditunjukkan melalui rekrutmen guru melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK).

Khusus untuk guru honorer kategori 2 (K2), tahun ini Pemerintah membuka formasi sebanyak 72 ribu guru honorer tersebut untuk menjadi CPPPK. Tesnya pun dibuat terpisah dengan jalur umum.

“Pemerintah akan terus memperhatikan. Kita usahakan secara bertahap (persoalan) guru honorer akan bisa kita selesaikan. Dan saya mohon pemerintah daerah di Provinsi Riau, termasuk Pak Bupati Kampar, untuk tidak mengangkat lagi guru-guru honorer. Karena kalau terus-terusan diangkat, tidak akan pernah selesai,” jelasnya di depan ribuan peserta Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.

Kabupaten Kampar, lapor Bupati Catur, memiliki 1.404 lembaga dan satuan pendidikan yang terdiri dari 424 lembaga PAUD nonformal, 350 Taman Kanak-kanak, 492 Sekolah Dasar (SD), dan 131 Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta satuan pendidikan di bawah pembinaan Kementerian Agama dengan total peserta didik sebanyak 131.939 siswa.

Pemerintah Kabupaten Kampar siap bersinergi dalam peningkatan mutu pendidikan, selaras dengan upaya Pemerintah Pusat melalui program Kemendikbud.

“Momentum ini memberikan makna dan motivasi tersendiri bagi Pemkab Kampar untuk lebih optimal memajukan pendidkan yang dijiwai semangat kebersamaan,” kata Bupati Catur.

Sebelumnya, Mendikbud juga menghadiri Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Kota Pekanbaru. Pada pagi hari, Menteri Muhadjir menyerahkan secara simbolis bantuan Pemerintah kepada pemerintah Kota Pekanbaru senilai Rp401,5 miliar. Bantuan diterima secara simbolis oleh Wali Kota Firdaus di Lapangan Purna MTQ, Pekanbaru.

Firdaus menyatakan bahwa pemerintah Kota Pekanbaru menaruh perhatian besar dalam urusan pendidikan. Buktinya, pemerintah Kota Pekanbaru mengalokasikan sebagian besar anggaran fungsi pendidikan untuk pembayaran insentif bagi para guru.

Pada Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Kampar, Mendikbud juga menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 58.900 siswa yang berasal dari keluarga dengan ekonomi lemah. Total bantuan pendidikan PIP yang disalurkan di Kabupaten Kampar pada tahun 2019 senilai Rp28,8 miliar.(Adv/rhm)



Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


Rabu, 10/10/2018 - 14:41:08 WIB
Aneh,Setelah Ditangkap,Pria Ini Pulang Jadi Mayat.
Jumat, 04/01/2019 - 13:53:10 WIB
Susi Susanti Meninggal Dunia Dengan Cara Gantung Diri
Rabu, 18/07/2018 - 23:31:45 WIB
Diduga Terlibat Kasus Narkotika , Empat Warga Duri Dibekuk Tim Opsnal Polsek Pinggir
Jumat, 28/12/2018 - 13:25:51 WIB
E-KTP
Tangisan Pilu Bocah Karena Ibu Di Antri Di Kantor Camat
Rabu, 26/06/2019 - 10:59:49 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
Pajak Kendaraan Diturunkan Hingga 50 Persen
Senin, 22/04/2019 - 22:33:27 WIB
Terkait Insiden Jatuhnya PRT dari Lantai 3
Keluarga Korban Minta Pertanggung Jawaban dan Usut Tuntas
Minggu, 20/01/2019 - 09:46:38 WIB
Seorang Nenek Rela Terbunuh Demi Selamatkan 3 Orang Cucunya
Jumat, 30/11/2018 - 23:38:41 WIB
Pengadilan Negeri Tanjungpinang
Vonis Zifrizal 1,8 Tahun Penjara
Kamis, 30/08/2018 - 09:55:20 WIB
Dalam Hitungan Jam , Pelaku Pembunuhan Diperkebunan Pt Adei Berhasil Ditangkap Buser Pinggir
Minggu, 19/05/2019 - 18:01:14 WIB
PKS Bawa Fitnah Penggelembungan Suara di Mandau dan C1 Aspal Ke Ranah Hukum.
Senin, 22/10/2018 - 19:57:49 WIB
Selama 1 Hari 1 Malam " Tim Restik Polres Bengkalis Di Duri Amankan 5 Tersangka Dan 36 Gram Sabu
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved