Rabu, 26 Juni 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

14:33 WIB - Bupati Berikan Apresiasi Untuk Para Atlet Berprestasi Pada Ajang Porprov 2018 | 14:33 WIB - Mantap Oi... ! , Dalam 1 Hari Tim Restik Polres Bengkalis Mampu Tuntaskan 4 LP Dan Bekuk 5 TSK | 14:33 WIB - Ditbinmas Polda Riau Lakukan Penilaian Pos Kamling di Wilayah Hukum Polsek Benai | 14:33 WIB - Peringati Hari Anti Narkoba Internasional AKP Asmon Bufitra Turut Berpartisipasi | 14:33 WIB - 15 Peserta Visitasi LAN Ri Kujungi Kabupaten Kampar | 14:33 WIB - Sekda Inhil Buka Secara Resmi Pelatihan Mengelola Homestay Tahun 2019
Politik / PKS Bawa Fitnah Penggelembungan Suara di Mandau dan C1 Aspal Ke Ranah Hukum.

PKS Bawa Fitnah Penggelembungan Suara di Mandau dan C1 Aspal Ke Ranah Hukum.

Politik - - Minggu, 19/05/2019 - 18:01:14 WIB
Duri, (Riau-global.com) - Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau Hendry Munief menegaskan, PKS akan membawa tuduhan penggelembungan suara di Kecamatan Mandau dan penerbitan form C1 asli tapi palsu (aspal) ke ranah hukum.

"Kita sudah instruksikan kepada Tim Politik dan Hukum (Polhukam) PKS untuk membawa oknum yang melakukan fitnah ini ke ranah hukum. Demikian juga dengan penerbit C1 aspal. Kita akan fight. Sejak awal PKS menjadi kontestan Pemilu dengan jujur dan adil. Fitnah ini sangat melukai masyarakat simpatisan, kader, dan semua pendukung PKS. Kita selesaikan di meja hijau," ujarnya di Pekanbaru, Ahad (19/05).

Pernyataan yang sama disampaikan Anggota Tim Advokasi dan Polhukam PKS Muhammad Khairul.

"Semua bukti fitnah terhadap PKS telah kami kumpulkan. Dalam pekan depan kita akan melaporkan ini kepada pihak kepolisian," ungkap Khairul yang juga seorang Advokat ini.

Fitnah penggelembungan suara yang ditujukan kepada PKS Kecamatan Mandau berhembus kencang sejak penghitungan suara di tingkat PPK. Namun hal ini tidak terbukti setelah Petugas PPK membuka kotak suara dan melakukan penghitungan ulang.

"22 ribu lebih suara masyarakat Mandau riil untuk PKS. Tak layak fitnah ini mencederai masyarakat yang menitipkan suaranya kepada PKS. Karena itu kita akan menempuh jalur hukum," pungkas Hendry Munief. (rls)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(5177) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved