Rabu, 26 Juni 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

14:33 WIB - Bupati Berikan Apresiasi Untuk Para Atlet Berprestasi Pada Ajang Porprov 2018 | 14:33 WIB - Mantap Oi... ! , Dalam 1 Hari Tim Restik Polres Bengkalis Mampu Tuntaskan 4 LP Dan Bekuk 5 TSK | 14:33 WIB - Ditbinmas Polda Riau Lakukan Penilaian Pos Kamling di Wilayah Hukum Polsek Benai | 14:33 WIB - Peringati Hari Anti Narkoba Internasional AKP Asmon Bufitra Turut Berpartisipasi | 14:33 WIB - 15 Peserta Visitasi LAN Ri Kujungi Kabupaten Kampar | 14:33 WIB - Sekda Inhil Buka Secara Resmi Pelatihan Mengelola Homestay Tahun 2019
Nasional / Warga Pasbar Serbu Citra Swalayan, Vocher yang diberikan Drs. H. Guspardi Gaus, M. Si Tidak Berlaku

Kabupaten Pasaman Barat
Warga Pasbar Serbu Citra Swalayan, Vocher yang diberikan Drs. H. Guspardi Gaus, M. Si Tidak Berlaku

Nasional - - Sabtu, 15/06/2019 - 02:28:47 WIB
PASAMAN BARAT, RIAUGLOBAL--- Sebahagian saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari Calon Legislatif (CALEG) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2019-2024, Partai Amanat Nasional (PAN) Wilayah Pemilihan Sumatra Barat 2 (Sumbar2), Drs. H. Guspardi Gaus, M. Si, datangi tempat jualan barang harian 'Citra Swalayan' Pasaman Barat. Mereka datang kesana bertujuan meminta hak yang sudah pernah dijanjikan oleh Caleg tersebut, tepatnya di sebelah Kantor BANK Mandiri Simpang Empat. Jum'at (14/06/2019) sekira pukul 15:35 Wib.

Para saksi dan masyarakat yang menuntut hak itu berasal dari Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat. Para saksi diduga diiming-imingi sembako melalui program Voucer oleh Caleg tersebut. Akibatnya, para saksi serta warga yang kecewa itu serbu swalayan yang sudah ditentukan oleh oknum Caleg.

Hendi (30) warga talu kepada awak media di simpang empat pada waktu itu menjelaskan, sebagai saksi Caleg dia diberikan tugas untuk membagikan Voucer sebanyak 75 buah dan Voucer itu dapat ditukarkan di Citra Swalayan cabang simpang empat dengan sembako.

"Sebagai saksi saya dan kawan-kawan ditugaskan untuk mencari suara buat Drs. H. Guspardi Gaus, M. Si di wilayah nagari talu, kecamatan talamau sebanyak 75 Kartu Keluarga (KK) sebelum pencoblosan di bulan april lalu. Setelah habis pencoblosan hingga sekarang saya beserta orang-orang yang sudah memilihnya di bulan april kemarin hingga sekarang tidak mendapat apa-apa", jelas Hendi.

Tambahnya, ada dua jenis kartu vocher yaitu voucer berwarna Silver buat pemilih dengan total harga Rp. 150.000, dan vocher berwarna gold untuk saksi dengan total harga sebesar Rp. 250.000.

Ketika ditemui para awak media pimpinan citra swalayan sedang tidak berada ditempat.

"Pimpinan sedang tidak berada ditempat dan setahu kami Drs. H. Guspardi Gaus, M. Si tidak pernah berkoordinasi dengan pihak citra swalayan simpang empat terkait soal vocher ini", tukas suami dari pimpinan citra swalayan.

Terpisah Ketua bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Embra ketika dikonfirmasi menyampaikan Setelah Ada laporan hari senin depan baru bisa ditindak lanjuti dan itupun harus dilihat dulu kronologis serta Barang buktinyaā€¯ Tutup Embra singkat.

Hingga berita ini diterbitkan pihak citra swalayan maupun Drs. H. Guspardi Gaus, M. Si tidak dapat dihubungi. (M)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(311) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved