Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti
 
Antisipasi Virus Corona, Bupati Intruksikan Camat dan Kades, Sosialisasi Covid-19 Kewarga

Dibaca sebanyak 545 kali
Meranti | | Kamis, 19/03/2020 | 00:55:10 WIB
 
Rapat langsung dipimpin Bupati Irwan didampingi, Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Misri, Kemenag Meranti H. Agustiar SAg, Kasi Bin Kejari Meranti.

Dan dihadiri Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner dan Jajajaran Kepala OPD terkait, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH dan Jajaran Pejabat Eselon III lainnya, Para Camat dan Kades Se-Kabupaten Meranti, Kepala Puskesmas, Tokoh Masyarakat/Agama dan Pemuda.

Pada kesempatan itu, Bupati menekankan Camat dan Kades serta Kepala Puskesmas memiliki tugas dan peran yang sangat penting dalam Gugus Tugas yang dibentuk oleh Pemda. Karena Camat dan Kades adalah yang paling mengetahui kondisi warganya dan Puskesmas merupakan tempat penanganan pertama dan terdekat jika ditemukan warga Suspect maupun terduga kuat Positif Covid-19.

Untuk itu Bupati Meranti meminta Camat dan Kades mengawasi warganya dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait upaya antisipasi dan penanganan Virus Covid-19 agar tidak menyebar serta menjangkiti masyarakat Meranti.

Seperti apa protokol yang akan dijalankan oleh Pemkab. Meranti dalam menangani dan mengantisipasi penyebaran Corona Covid-19 sesuai dengan Gugus Tugas, dijelaskan Bupati Irwan kepada rekan media adalah sebagai berikut.

"Antisipasi Covid-19 kita sudah menyiapkan protokolnya, bagi masyarakat yang merasa demam dapat memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat, dan jika hasil pengecekan dokter sudah mengarah pada gejala terpapar Covid-19 maka Puskesmas atau Rumah Sakit yang bersangkutan akan melakukan Isolasi," jelas Bupati.

Jika belum diisolasi maka yang bersangkutan berstatus dalam pemantauan atau masih diperbolehkan pulang kerumah namun jika yang bersangkutan sudah dinyatakan Suspect dan diisolasi maka yang bersangkutan berstatus dalam pengawasan di Rumah Sakit/Puskemas.

Dan jika Puskesmas merasa tidak bisa melakukan penanganan maka pasien bersangkutan akan langsung dirujuk ke RSUD Meranti. Begitu juga jika RSUD Meranti dengan keterbatasan alat dan tenaga media yang dimiliki tidak mempu menangani maka akan dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Pekanbaru.

"Karena berdasarkan intruksi dari Gubernur seluruh rumah sakit besar milik Pemerintah maupun swasta yang ada di Pekanbaru diminta untuk menyediakan ruang khusus (Isolasi.red) untuk menangani pasien Suspect maupun positif Covid-19," jelas Bupati lagi.

Lebih jauh disampaikan Bupati Irwan, untuk mengatasi lonjakan pasien Suspect ataupun Positif Covid-19 yang ada di Meranti, Pemerintah Daerah juga telah menyiapkan skenario ruang rawat terbuka yang akan dibangun dihalaman RSUD Meranti.

"Kita akan membangun ruang Isolasi dengan kapasitas 30-an tempat tidur,"ucapnya.

Sementara menyangkut biaya perawatan, ditegaskan Bupati akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah melalui dana APBD Meranti untuk penanganannya pemerintah daerah diakui Bupati Irwan, telah menganggarkan dana sebesar 5.2 Miliar. Namun jika dana tersebut tidak juga mencukupi maka Pemkab. Meranti akan meminta bantuan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

"Kita sudah siapkan dana sebesar 5.2 Miliar untuk rumah sakit lapangan, dengan asumsi pengadaan 50 ruang Isolasi yang tersebar di RSUD dan Puskesmas yang ada serta perawatan Pasien Covid-19/orang selama 14 hari sebesar 10 Juta rupiah," jelasnya.

Kemudian bagi masyarakat yang sakit dan berada diseberang Pemkab. Meranti juga telah menyediakan ambulance laut khusus yang akan membawa pesien menuju Kota Selatpanjang.

Dalam Rakor tersebut Bupati juga menyampaikan beberapa Point penting untuk disosialisasikan oleh Camat dan Kades kepada masyarakat diantaranya adalah.

*Bupati menghimbau kepada orang tua tidak membiarkan anak anak yang saat ini libur sekolah untuk keluar rumah apalagi membawa liburan keluar daerah. Karena berpotensi terpapar Covid-19 dan dapat menyebarkannya kepada orang dewasa.

*Kedua meminimalkan kegiatan dirumah ibadah yang menghadirkan banyak orang.

*Ketiga Masjid untuk sementara disterilkan dengan melipat karpet/sajadah dan secara rutin menyemprotkan Dis Infektan atau Alkohol kadar 70 %

*keempat Penumpang Speed Boat yang berasal dari luar negeri akan di cek, didata dan dipantau oleh Camat/Kades dan Pihak Puskesmas.

*Pengurus Keagamaan khususnya yang beragama Budha jelang pelaksanaan Ziarah Kubur atau Ceng Beng diminta untuk mensosialisasikan kepada warga yang berada diluar negeri untuk tidak kembali ke Selatpanjang atau cukup melaksanakan Ceng Beng ditempat masing-masing.

"Sebab kita takutkan berpotensi menyebarkan Covid-19 dengan cepat, apalagi kondisi Rumah Sakit dan Puskesmas di Meranti memiliki fasilitas dan tenaga media yang sangat terbatas khususnya ruang Isolasi.

*Dianjurkan kepada masyarakat untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat dengan tetap menjaga stamina tubuh dengan cara rutin berolahraga menjaga kebersihan diri dan makan makanan bergizi. 

Menyangkut himbauan Bupati Meranti tersebut, mendapat respon positif dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Meranti, seperti diterangkan Ketua MUI Meranti H. Mustafa S.Ag. Saat ini MUI Pusat telah mengeluarkan Fatwa No. 14 Tahun 2020.

Adapun isi Fatwa tersebut adalah, Pertama dalam situasi tertentu seperti antisipasi terjadinya Penyebaran Virus Covid-19 disunahkan untuk melaksanakan Sholat berjamaah di masjid. Kedua jika sudah ada yang terinfeksi maka boleh melaksanakan Sholat dirumah. Ketiga pelaksanaan Sholat Jum'at sesuai dengan dalil Syarhi Daruroh jika sudah ada yang terjangkit maka Sholat Jum'at dapat diganti dengan sholat Zuhur dirumah. Keempat disarankan tidak terlalu banyak mengelar pertemuan yang mengumpulkan masyarakat banyak dimasjid. (brm)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Kamis, 02/07/2020 - 03:42:15 WIB
Kabar Gembira...Kini Warga Meranti Dapat Manfaatkan RTK di Selatpanjang, Pekanbaru dan Bengkalis

Kamis, 02/07/2020 - 03:33:54 WIB
Ini Masukan Bupati Irwan Kepada KPU dan Bawaslu Jelang Pilkada Serentak 2020

Rabu, 13/05/2020 - 23:21:24 WIB
Wabup Kunjungi Rumah Tertimpa Pohon dan Pantau Penyaluran Bansos Covid-19 di Kec. Rangsang Barat

Senin, 06/04/2020 - 10:23:00 WIB
Bupati Meranti H Irwan : Sibuk Berkoar,Peran Untuk Meranti Nihil

Senin, 30/03/2020 - 19:11:21 WIB
Cegah Penyebaran Covid-19, Wabup Said Hasyim Gelar Teleconfrence Bersama Gubri

Senin, 30/03/2020 - 12:04:28 WIB
Patroli Himbauan Covid 19, Babinsa Bersama Tim Bubarkan Warga Yang Berkumpul

Kamis, 19/03/2020 - 23:22:30 WIB
Wabup Said Hasyim Rencanakan Hotel Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Kamis, 19/03/2020 - 01:19:02 WIB
Bupati bersama Wabup Tinjau Rumah Warga Sasaran Bantuan Rumah Layak Huni di Desa Banglas

Kamis, 19/03/2020 - 00:55:10 WIB
Antisipasi Virus Corona, Bupati Intruksikan Camat dan Kades, Sosialisasi Covid-19 Kewarga

Jumat, 28/02/2020 - 19:51:26 WIB
Wabup Said Hasyim Pimpin Rakor Penuntasan Stunting Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau

Jumat, 28/02/2020 - 15:32:34 WIB
Babinsa Koramil 02/T.Tinggi Latih PBB Satpol PP Kab. Meranti

Kamis, 27/02/2020 - 12:32:37 WIB
Babinsa dan Masyarakat Desa Sungai Tohor Goro Bangun Rumah Pak Montel

Jumat, 21/02/2020 - 22:45:30 WIB
Bupati Terima SK Perhutanan Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti dari Presiden RI Joko Widodo

Jumat, 21/02/2020 - 22:37:46 WIB
Wabup Hadiri Pengukuhan Perwakilan BPKP Riau Sekaligus Terima Sertifikat APIP Level 3

Jumat, 21/02/2020 - 15:15:59 WIB
EMP Malacca Strait SA Bersama PWI Kepulauan Meranti Gelar Pelatihan Jurnalistik Industri Hulu Migas

 
HOME | UTAMA


Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti © 2014