Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti
 
Pemkab. Meranti Perbolehkan Warga Gelar Sholat Idul Adha 1441 H, Tapi Bersyarat..!!

Dibaca sebanyak 399 kali
Meranti | | Rabu, 29/07/2020 | 21:30:33 WIB
 
Seperti dijelaskan oleh Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH bersama Kabag Hukum Sekdakab. Meranti Sudandri SH, Surat Edaran Bupati ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Agama No. SE.18 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban Tahun 1441 H/2020 M, menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19. Hal ini diperkuat juga dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 36 Tahun 2020 serta Keputusan Rapat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kemenag Kepulauan Meranti dan Lembaga terkait beberapa waktu lalu.

"Jadi berdasarkan Surat Edaran Bupati Kepulauan Meranti ini ditegaskan Pemerintah Kabupaten memperbolehkan warganya untuk menggelar sholat Idul Fitri 1441 H, namun dalam pelaksanaan tetap mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19," ujar Kabag Humas Rudi bersama Kabag Hukum Sudandri, dikantor Bupati, Rabu (29/7/2020).

Dalam Surat Edaran tersebut tercantum sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan oleh masyarakat khususnya masyarakat muslim yang akan menggelar sholat Idul Adha 1441 H.

Sebagai berikut :

I. Penyelenggaraan Sholat Idul Adha
Penyelenggaraan sholat Idul Adha diperbolehkan untuk dilakukan dilapangan/masjid/ruangan dengan persyaratan sebagai berikut :

a. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.
b. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan.
c. Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protocol kesehatan.
d. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/handsanitizer di pintu masuk dan keluar.
e. Menerapkan pembatasan jarak antar Jemaah.
f. Mempersingkat pelaksanaan shalat dan khutbah ldul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.
g. Tidak mewadahi sumbangan/sedekah Jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit.

II. Warga Masyarakat :
Mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan shalat ldul Adha antara lain : 

a. Membawa sajadah/alas shalat masing-masing.
b. Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan.
c. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
d. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.
e. Menjaga jarak antara jemaah minimal 1 (satu) meter.
f. Menghimbau untuk tidak mengikuti shalat ldul Adha bagi anak-anak dan warga Ianjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19. 

Selain mengatur masalah sholat Idul Adha 1441 H. Dalam Surat Edaran ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengatur soal penyelenggaraan Hewan Qurban. Secara rinci Penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 

a. Penerapan Jaga Jarak Fisik (physical distancing), meliputi: 

1) Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.

2) Penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.

3) Pengaturan jarak antara panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging.

4) Pendistribusian daging hewan kurban bila memungkinkan Iebih diutamakan dilakukan dengan cara diantar oleh panitia kerumah mustahik. 

b. Penerapan Kebersihan Personal Panitia, meliputi: 

1) Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.

2) Setiap panitia yang melakukan pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.

3) Penyelenggara hendaklah selalu mengingatkan para panitia agar tidak menyentuh mata. hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

4) Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah.

5) Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) 
sebelum bertemu anggota keluarga. 

c. Penerapan Kebersihan Alat, meliputi: 

1) Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan.
2) Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan. 

d. Sosialisasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan dilakukan oleh Camat, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Lurah dan Kepala Desa bersinergi dengan instansi yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan instansi terkait terhadap efektifitas pelaksanaan Surat Edaran ini.

e. Kepada Tokoh Agama, Pemuka dan Pemangku Adat, Tokoh Masyarakat diharapkan ikut membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memberi pencerahan kepada seluruh warga masyarakat karena sinergitas seluruh elemen yang ada dalam mengantisipasi COVID-19 sangat menentukan keberhasilan ikhtiar kita semua agar penularan COVID19 di Kepulauan Meranti dapat segera diakhiri.

Dengan telah dikeluarkannya Surat Edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kepada seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait seperti pengurus masjid dan panitia qurban dapat mengikuti aturan ini. Karena pengeluaran Surat Edaran bertujuan untuk melindungi masyarakat Kepulauan Meranti dari penyebaran Virus Covid-19 yang berbahaya bagi kesehatan dan kondusifitas daerah.
"Diharapkan kepada semua masyarakat dapat mematuhi Surat Edaran Bupati ini. Dan diminta juga kepada Aparatur Kecamatan dan Desa untuk mengawasi kegiatan Idul Adha diwilayahnya masing-masing sehingga dapat berjalan seperti yang diharapkan," pungkas Kabag Humas. (brm)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Senin, 24/08/2020 - 20:35:04 WIB
Gubri Silaturrahmi Bersama Pemda dan Masyarakat Meranti, Harapkan Sinergitas Terus Terjalin

Senin, 24/08/2020 - 05:40:09 WIB
Gubri Bersama Wabup Tinjau Proyek Jalan Kampung Balak di Desa Tj. Pranap Tebing Tinggi Barat

Minggu, 09/08/2020 - 07:16:25 WIB
Kepala BPN dan Sekdakab. Meranti Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat Program PTSL Tahun 2020

Selasa, 04/08/2020 - 22:20:57 WIB
Kembangkan Potensi Kopi Liberika Meranti, Bupati Bangun Centra Industri Kopi di Rangsang Pesisir

Rabu, 29/07/2020 - 21:30:33 WIB
Pemkab. Meranti Perbolehkan Warga Gelar Sholat Idul Adha 1441 H, Tapi Bersyarat..!!

Rabu, 29/07/2020 - 00:57:27 WIB
Wabup Pimpin Rakor Review Monitoring Pelaksanaan Antisipasi Stunting di Kepulauan Meranti.

Kamis, 02/07/2020 - 03:42:15 WIB
Kabar Gembira...Kini Warga Meranti Dapat Manfaatkan RTK di Selatpanjang, Pekanbaru dan Bengkalis

Kamis, 02/07/2020 - 03:33:54 WIB
Ini Masukan Bupati Irwan Kepada KPU dan Bawaslu Jelang Pilkada Serentak 2020

Rabu, 13/05/2020 - 23:21:24 WIB
Wabup Kunjungi Rumah Tertimpa Pohon dan Pantau Penyaluran Bansos Covid-19 di Kec. Rangsang Barat

Senin, 06/04/2020 - 10:23:00 WIB
Bupati Meranti H Irwan : Sibuk Berkoar,Peran Untuk Meranti Nihil

Senin, 30/03/2020 - 19:11:21 WIB
Cegah Penyebaran Covid-19, Wabup Said Hasyim Gelar Teleconfrence Bersama Gubri

Senin, 30/03/2020 - 12:04:28 WIB
Patroli Himbauan Covid 19, Babinsa Bersama Tim Bubarkan Warga Yang Berkumpul

Kamis, 19/03/2020 - 23:22:30 WIB
Wabup Said Hasyim Rencanakan Hotel Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Kamis, 19/03/2020 - 01:19:02 WIB
Bupati bersama Wabup Tinjau Rumah Warga Sasaran Bantuan Rumah Layak Huni di Desa Banglas

Kamis, 19/03/2020 - 00:55:10 WIB
Antisipasi Virus Corona, Bupati Intruksikan Camat dan Kades, Sosialisasi Covid-19 Kewarga

 
HOME | UTAMA


Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti © 2014