Rabu, 03 Juni 2020 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

18:23 WIB - Ketua Komisi II DPRD Siak Kecewa Terhadap PT DSI Terkait Sengketa Lahan Milik Masyarakat | 18:23 WIB - Ketua DPRD Siak Cek Data Penerima Bantuan Serta Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu | 18:23 WIB - Bisa Jadi Momentum untuk Memperkuat Kebersamaan Dalam Menghadapi Masa Pandemi Covid-19 | 18:23 WIB - Anggota DPRD Siak Laksanakan Reses II Sesuai Protokol Covid-19 | 18:23 WIB - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Siak Sujarwo Tinjau Posko Penanganan Covid-19 di Mempura | 18:23 WIB - Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo Lakukan Monitoring BLT
ADVERTORIAL / Bupati Meranti Imbau Kilang Sagu dan Arang Pakai Atap Daun Rumbia

Bupati Meranti Imbau Kilang Sagu dan Arang Pakai Atap Daun Rumbia

ADVERTORIAL - - Sabtu, 16/05/2020 - 12:41:03 WIB
Meranti,(Riau Global)
Pohon sagu atau biasa disebut pohon rumbia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Selain batangnya yang bisa diolah menjadi sagu, ampasnya dapat diolah menjadi pakan ternak, kulitnya bisa dijadikan perabotan bahkan daunnya sejak lama dimanfaatkan sebagai atap rumah.


Potensi ekonomi pohon rumbia ini telah lama digarap masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Terutama potensi batang yang diolah menjadi sagu dan berbagai produk turunan serta potensi daun yang dianyam menjadi atap.

"Sayangnya sekarang banyak masyarakat kita tidak mau menggunakan atap daun sagu lagi, akibat serbuan produk atap pabrikan," ungkap Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, belum lama ini.

Padahal, kata Irwan, atap daun sagu membuat suhu dalam rumah lebih dingin dan nyaman di siang hari. Selain itu, rumah yang menggunakan atap daun bernilai seni tinggi karena tampak sangat alami. Beda dengan atap pabrikan terutama seng dan asbes yang cenderung panas di siang hari.

"Untuk itulah kita menghimbau masyarakat untuk kembali menggunakan atap daun rumbia ini. Terutama kilang sagu yang berlokasi dekat perkebunan sagu, dan kilang atau bangsal arang yang banyak berdiri di kampung-kampung," ujar Bupati.