Selasa, 24 November 2020 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

21:55 WIB - Pjs Bupati Labuhanbatu Bacakan Pengantar Nota Keuangan Ranperda APBD TA.2021 | 21:55 WIB - Debat Kandidat, Kasmarni- Bagus Tunjukan Kelas Duet Birokrat dan Politisi Yang Saling Melengkapi | 21:55 WIB - Anggota DPRD Provinsi Riau H. Sugianto Serahkan Alat Panen Padi Ke Kelompok UPJA | 21:55 WIB - Babinsa Koramil 05/Rupat Dampingi dan Awasi Penyaluran BST Desa Hutan Panjang | 21:55 WIB - DPD Laskar Melayu Bersatu Kota Batam Adakan Bakti Sosial Sunat Masal | 21:55 WIB - Silaturahmi & Perkenalan Kepengurusan IKA SMP N 3 Pekanbaru, Angkatan 1987.
Hukrim / AMUK Riau Gelar Aksi Di Gedung KPK,Minta Periksa Dan Tetapkan Eks Ketua DPRD Riau Sebagai Tersangka

AMUK Riau Gelar Aksi Di Gedung KPK,Minta Periksa Dan Tetapkan Eks Ketua DPRD Riau Sebagai Tersangka

Hukrim - - Jumat, 20/11/2020 - 19:15:33 WIB

JAKARTA(Riau Global.com)– Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan masyarakat untuk keadilan Riau (AMUK Riau) kembali menggeruduk Gedung Merah Putih yang merupakan kantor dari Komisi Anti Korupsi (KPK) di Jl. Setia Budi, Jakarta Selatan Jum’at 20 November 2020.

Puluhan massa Amuk tersebut saat menggeruduk Gedung Merah Putih tersebut mendesak agar pihak KPK segera memeriksa Eks Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau H Indra Gunawan Eet yang juga sedang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bengkalis dan beberapa nama yang disebutkan didalam persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru dalam kasus suap atau gratifikasi proyek multi year Jalan Duri-Sei Pakning dari PT CGA dan sudah diputuskan oleh pihak Majelis Hakim.

Pada saat melakukan aksi tersebut AMUK Riau juga membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisikan dan bertuliskan Indra Gunawan Eet kebal hukum.

Koordinator AMUK Riau, Wanson saat ditemui menyebutkan "Kami mahasiswa dan masyarakat yang tergabung di AMUK RIAU kecewa, sampai hari ini KPK belum juga menetapkan tersangka saudara Indra Gunawan Eet, padahal sudah lebih dari dua kali diperiksa oleh lembaga yang berkantor di Gedung Merah Putih ini.

“Tunggu apa lagi untuk KPK karena sejumlah fakta persidangan juga mengarah kepada Indra Gunawan Eet dan beberapa anggota DPRD Bengkalis laiinya kenapa sampai hari ini lembaga anti rasuah malah diam,” Kata Koordinator AMUK Riau Wanson Jum’at (20/11) kepada wartawan.

Ditambahkan Wanson, Jika KPK tak kunjung memeriksa kembali saudara Indra Gunawan Eet ini menunjukan bahwa eks Ketua DPRD Riau beserta anggota DPRD laiinya di Negeri Junjungan yang jelas disebut dipersidangan maka mereka terkesan kebal hukum dalam dugaan kasus korupsi proyek Multi Year Pembangunan Jalan Tahun 2013-2015 dan Tahun 2017-2019 di Kabupaten Bengkalis, Riau.

“Kami lihat, KPK seperti tak bertaji, sudah berkali - kali terkhusus kepada Indra Gunawan Eet diperiksa, namun tak jelas statusnya, ini kan terkesan yang bersangkutan kebal hukum dalam dugaan kasus korupsi proyek Multi Year Tahun 2013-2015 dan Tahun 2017-2019 di Kabupaten Bengkalis,” terangnya.

Massa yang tergabung dalam AMUK RIAU ini membawa sejumlah tuntutan, disebutkan Wanson, Meminta kepada KPK untuk segera menetapkan status tersangka kepada Indra Gunawan EET yang diduga menerima uang pada Proyek Multi Year Pembangunan Jalan 2013 - 2015 DAN 2017 - 2019 di Kabupaten Bengkalis.

“Lalu, mendesak KPK untuk menetapkan tersangka kepada Indra Gunawan EET yang diduga menerima uang suap APBD atau Ketuk Palu di Kabupaten Bengkalis TA 2012 untuk Proyek Multi Year Tahun 2013,” tuturnya.

Dibeberkan Wanson, Kami juga meminta KPK untuk segera menahan Indra Gunawan Eet yang diduga menerima uang Proyek Multi Year 2013 - 2015 DAN 2017 - 2019 dan mengusut tuntas dugaan aliran dana proyek Multi Year Kabupaten Bengkalis.

“Kami juga meminta KPK segera memeriksa kembali Indra Gunawan Eet, agar tidak ada kesan yang bersangkutan kebal hukum,” pungkasnya.(rls)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


Rabu, 10/10/2018 - 14:41:08 WIB
Aneh,Setelah Ditangkap,Pria Ini Pulang Jadi Mayat.
Jumat, 04/01/2019 - 13:53:10 WIB
Susi Susanti Meninggal Dunia Dengan Cara Gantung Diri
Rabu, 18/07/2018 - 23:31:45 WIB
Diduga Terlibat Kasus Narkotika , Empat Warga Duri Dibekuk Tim Opsnal Polsek Pinggir
Jumat, 28/12/2018 - 13:25:51 WIB
E-KTP
Tangisan Pilu Bocah Karena Ibu Di Antri Di Kantor Camat
Senin, 09/09/2019 - 13:55:51 WIB
Karena Hutang tidak kunjung dibayar, Kepala BPKAD Kuansing diposting oleh Akun FB Putri Permatasari
Jumat, 27/12/2019 - 16:18:38 WIB
Dalam Waktu 4 Jam Polres Pelalawan Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat
Pak De Meregang Nyawa Ditangan Wanita 18 Tahun
Rabu, 26/06/2019 - 10:59:49 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
Pajak Kendaraan Diturunkan Hingga 50 Persen
Senin, 01/06/2020 - 01:52:22 WIB
Surat Rekom DPP PAN Untuk Nama Salah Satu Calon Di Pilkada Rohul Disinyalir Palsu
Selasa, 28/01/2020 - 13:50:33 WIB
Ditempat Karauke VIP Hangtuah Duri , Dua Pelaku Narkoba Dibekuk Buser Mandau
Minggu, 01/09/2019 - 15:38:55 WIB
Pantun Dan Rasa Haru Hiasi Pisah Sambut Kapolsek Kemuning
Senin, 22/04/2019 - 22:33:27 WIB
Terkait Insiden Jatuhnya PRT dari Lantai 3
Keluarga Korban Minta Pertanggung Jawaban dan Usut Tuntas
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2030 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved